Postingan

PUISI KU

Gambar
  Kau, nampak bagiku Sebatas memandang Berharap menggenggammu Lamunku terbangun, Kaupun hilang Kau, ibarat tetesan air Jernih, namun tak dapat ku sentuh Menyejukkan, namun tak mengalir Kau, hanyalah tetesan air yang jatuh Pada ranting yang rapuh Aku bukanlah awan hitam Yang meminta tetesanmu membasahi Layunya daun Akupun bukan petir, yang menemani Bersama dengan kesejukan tanpa arah Aku hanyalah pohon Yang hijau, namun tak berbunga Yang berakar, namun tumbang Tanpa kesejukan Pohon tetaplah pohon Aku bukan awan hitam Bukan pula petir yang menemani Hanya menunggu, air hujan menyejukkan Hingga tetes demi tetesnya Membasahi akar, dan, tumbuh daun Hingga mawarnya

Selamat datang di blog saya ini

Gambar